28 April 2018

rumah setelah pulang kembali...


Beberapa waktu lalu saya memutuskan untuk memulai usaha snack yang sempat booming di kota saya, namun saya membuat inovasi dengan menggantinya dengan bahan yang lain. Yah simple, karena saran dari mereka untuk berjualan via online maka saya putuskan untuk mulai ajja dulu xoxo

Aktifitas saya setelah pulang kerja pagi, sore hari sampai malam berada di warung kopi,
entah saya yang memang tidak terlalu senang untuk dirumah atau memang saya selalu ingin menambah kegiatan, warung kopi yang selalu saya datangi tiap lepas penat sore yaitu
Enjang Coffee...

banyak cerita yang terlahir dari Enjang Coffee, dimana tempat ini adalah rumah untuk saya singgah setelah seharian berkutat dengan banyak file dari kantor, tempat yang mana saya bertemu banyak teman baru, tempat saya mulai belajar membedakan aroma kopi robusta dan arabika.. tempat saya mencoba menu untuk dirilis disana, tempat saya berkumpul dengan teman, sahabat maupun kolega.. tempat saya mempertemukan pemilik warungnya dan sahabat saya yang sekarang sudah sah membina keluarga :) , tempat yang mengajarkan saya untuk ramah tamah dan sabar ke berbagai orang dan masih banyak lagi...
konflik ? sudah biasa disetiap tempat pekerjaan apapun dan dimanapun itu...
namun akar penyelesaiannya sudah terjawab, team kami solid sangat solid meski kami memiliki background yang berbeda - beda namun karena kami kerja team rasanya sudah naluri untuk membagi tugas membuat esspresso, v60 dengan biji kopi yang berbeda, memasak snack untuk pelanggan yang datang serta memberi senyum yang ramah kepada pelanggan...
banyak dari pelanggan yang menjadi teman saya hingga saat ini, seru bukan ?
pada akhirnya saya memilih untuk meninggalkan Enjang agar usaha yang sedang saya rintis ini berjalan dengan baik dan normal lagi.. banyak yang kecewa dan banyak pula yang mendukung saya berhenti dari sana. hal ini terlepas dari kejadian yang mungkin tidak akan banyak saya ceritakan secara detail, namun garis besarnya saja, kurangnya komunikasi dari pemilik dan karyawan membuat suasana tempat saya ini sedikit tidak nyaman terlepas karena sahabat saya menjadi istrinya membuat saya berpikir kedepan jikalau suatu hari nanti, kejadian serupa menimpa saya, apakah situasinya akan sama ? masihkah jalinan persahabatan yang sudah saya rangkai sejak kami duduk disekolaah dasar harus berakhir karena keprofesionalitasan ? hal ini menjadi titik besar kenapa saya mengundurkan diri dari tempat yang biasa saya datangi setiap hari...
Enjang Coffee tetap menjadi rumah singgah saya yang paling utama dari yang lain, selain tempatnya yang sungguh nyaman dan sangat hijau serta jawa sekali untuk arsitekturnya, menu yang ditawarkan sangatlah worth it to buy ! mereka tidak mahal maupun tidak murah...
Meski sebenarnya saya tidak ingin pergi namun harus saya lepaskan tempat ini dari sebagian diri saya...
Enjang Coffee
tetaplah menjadi seperti pertama kali kusinggah disana..
hangat dan nyaman tanpa sungkan
sampai bertemu lagi...
dan akan bertemu lagi untuk tiap minggunya...
akan kusempatkan sejenak meneguk kopi dan canda disana !


dari saya yang pernah singgah beribu detik disana...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar