apakah kau tahu apa yang paling menakutkan akan keindahan setelahnya ?
lalu apa tanyamu diam, diabaikan secara perlahan jawabku
mengertikah kau bahwa hati dan pikiran ini mulai tertuju padamu
mulai kapan ?
bermula dari tatapan matamu yang seolah berkata bahwa jangan pulang
saat ku beranjak pergi dari bangku itu
ku bilang rindu padamu
namun tak berbalas
pilu sepertinya
namun ku mulai tahu bahwa
kau bukan hanya menjaga hatiku
kau pun menjaga banyak hati yang
mulai bergelayut di logika ku
ah sudahlah kataku
sepertinya aku jadi gila akan hal ini
iya gila
gila karena telah memilihmu
gila karena telah jatuh hati padamu
lalu aku pun bertanya
kapankah aku berhenti dan mulai
mengalihkan pikiranku ?
pikiran yang bukan hanya kamu dibenakku
hatiku juga harus merelakan sedikit kenangan
tentangmu
aku tahu itu tak mudah dan berujung lelah
meski beberapa datang dan aku mulai menerima
seperti kehadiranmu kala itu
tak ayal ku tinggalkan mereka dan berlalu padamu
namun kau mengabaikanku
lagi dan lagi....
bagaimanapun gambaran akan pagi itu
membuat guratan senyum diwajahku
menatapmu dalam diam teramat dalam
sungguh hal yang tak pernah ku bayangkan
sejauh ini.....
selamat menjaga wahai kau
doa yang pernah ku panjatkan kala itu
doa yang selalu ku pinta pada segala penjuru waktu
sungguh beruntung untuk sedetik bersamamu